Pakaian Adat Jawa Timur

Hallo Sobat, kembali lagi di portal Tengahviral.com, kali ini kami akan membahas terkait salah satu pakaian adat yang terdapat Pulau Jawa, yaitu pakaian adat Jawa Timur.

Tentunya kalian juga pasti penasaran bukan, yuk kita simak penjelasannya hingga selesai!

Indonesia memang menjadi negara kepulauan dari Sabang sampai Merauke. Dengan begitu luasnya wilayah Indonesia, sehingga memiliki berbagai macam suku dan budaya yang ada di dalamnya.

Pastinya setiap daerah di Indonesia tersebut mempunyai keunikan dan kekhasannya tersendiri. Dari 34 provinsi yang ada, setiap provinsinya mempunyai ciri khas yang unik dan juga mempesona.

Nah dalam artikel ini, untuk Provinsi yang akan kita bahas adalah Provinsi Jawa Timur terkait pakaian adat Jawa Timur. Sudah pastinya kita wajib bangga akan keanekaragaman budaya ini, sehingga dengan begitu kita menjadi lebih mudah dikenal oleh bangsa luar.

Jawa Timur menjadi salah satu provinsi yang terletak di Pulau Jawa dan berada di paling timur. Kalau dari segi geografis, Provinsi Jawa Timur ini memang mencakup wilayah pulau Madura yang sebetulnya secara antropologis memiliki budaya yang agak berbeda dengan budaya Jawa Timuran.

Kalau kita melihat dari sisi historisnya, Jawa Timur memang diketahui mempunyai kebudayaan yang sudah maju sejak masa lampau.

Hal tersebut ditandai oleh ditemukannya berbagai macam prasasti dan candi dari peninggalan kerajaan-kerajaan terdahulu yang dulunya itu pernah menguasai daerah tersebut.

Contohnya adalah kerajaan Majapahit, Kanjuruhan, Kahuripan, Singasari, Medang Kamulan, Janggala dan masih ada banyak lagi.

Pakaian Adat Jawa Timur

Kalau Anda perhatikan dengan sekilas, pakaian adat Jawa Timur ini sebetulnya memiliki cukup banyak kemiripan dengan pakaian adat yang biasanya dipakai oleh orang-orang Jawa Tengah.

Hal itu dikarenakan masyarakat Jawa Timur secara geografis dan historis memang memperoleh banyak sekali pengaruh dari kebudayaan Jawa Tengah, dimana perkembangannya lebih dominan di masa lampau.

Namun, meskipun memiliki banyak kemiripan, terdapat beberapa hal yang menjadi pembeda antara kedua jenis pakaian adat ini.

Pertama, dari sisi coraknya. Dimana untuk corak pada pakaian adat Jawa Tengah terlihat jelas melambangkan nilai-nilai tata krama dan menjunjung tinggi nilai kesopanan.

Hal itu tentu saja sangat kontras jika dibandingkan dengan pakaian adat Jawa Timur yang lebih cenderung menonjolkan nilai-nilai ketegasan namun tetap sederhana yang menjunjung tinggi nilai etika.

Kedua, dalam perlengkapan pakaian yang digunakan. Untuk pakaian adat Jawa Timur diperkenalkan bersama berbagai jenis aksesoris yang lumayan unik.

Diantaranya seperti penutup kepala (odheng), arloji rantai, tongkat (sebum dhungket) dan kain selendang yang diselempangkan pada bahu.

Terlepas dari kemiripan dan perbedaan diatas, untuk baju adat atau pakaian adat Jawa Timur sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu baju mantenan dan pesaan.

Apakah Anda penasaran terkait penjelasan baju mantenan dan baju pesaan? Berikut ini adalah penjelasan secara rincinya :

1. Baju Mantenan

Dalam bahasa Indonesia Mantenan yang berarti pengantin. Sama seperti namanya, baju mantenan ini adalah setelan yang dipakai ketika acara pesta pernikahan. Bisanaya pun baju ini dibuat dengan bahan beludru berwarna hitam yang dipadukan bersama kain jarik, sabuk emas sampai selempang bagi pria.

Sedangkan untuk pengantin wanitanya diberi aksesoris tambahan berupa bunga melati. Dimana seiring berjalannya waktu, sekarang model baju mantenan ini telah mengalami beberapa perubahan.

2. Baju Pesa’an

Baju dengan memiliki desain yang simpel ini tentunya sudah tidak asing lagi. Dimana pasangan celana dan baju luaran hitam dipadukan bersama pelapis dalam dengan corak garis merah putih ini merupakan pakaian adat khas Madura.

Sebab dengan desainnya yang sederhana, menjadikan pakaian adat Jawa Timur yang satu ini kerap dipakai di berbagai upacara adat. Dengan model bajunya yang dibuat longgar mempunyai filosofi bahwa orang-orang Madura merupakan masyarakat yang sangat menghargai akan kebebasan.

3. Kebaya Rancongan

Kalau baju pesa’an dikenakan oleh pria, maka untuk wanita ada juga kebaya rancongan yang menjadi pasangannya. Dimana ini dibuat dengan mengikuti bentuk tubuh oleh si pemakainya.

Kebaya ini mempunyai desain yang sederhana. Untuk mengenakannya pun, Anda boleh memadukan kebaya rancongan ini dengan berbagai macam motif sarung yakni mulai dari tebiruan, storjan sampai lasem.

4. Odheng Santapan

Odheng santapan merupakan salah satu perlengkapan pakaian adat penutup kepala (kupluk). Seperti yang sudah kita ketahui bersama, dimana masing-masing suku di Indonesia mempunyai bentuk penutup kepala yang berbeda-beda.

Nah, untuk odheng santapan ini, bahan utamanya yaitu kain batik dengan mempunyai motif khusus seperti telaga biru.

Untuk kupluk ini sendiri dibuat menjadi bentuk segitiga yang ukurannya bisa disesuaikan dengan kepala si pemakainya. Odheng santapan kerap terlihat saat dikenakan oleh warga Jawa Timur di acara adat tertentu.

5. Baju Cak dan Ning

Biasanya setiap daerah di tanah air mempunyai acara pemilihan pemuda dan pemudi setempat yang dimana mereka selenggarakan setiap tahunnya.

Kalau di Jawa Timur acara tersebut lebih dikenal sebagai pemilihan Cak dan Ning. Pada kontes ini, untuk para peserta biasanya akan diminta memakai pakaian adat khusus.

Nah, untuk peserta pria (Cak), terdapat beskap (atasan mirip jas) yang dipadukan bersama kain batik (jarik) untuk bawahannya.

Sementara pada bagian saku biasanya diberi dengan gantungan kuku macan sebagai aksesoris yang dilengkapi oleh terompah dan sapu tangan dengan warna merah.

Sedangkan untuk peserta wanita (Ning), memakai kebaya sebagai atasan dengan kain jarik sebagai bawahannya. Adapun beberapa perhiasan sebagai pelengkapnya yaitu mulai dari kerudung renda, selendang, anting, hingga gelang.

Selain itu, sandal tradisional juga turut mempercantik penampilan Ning ini. Bukan cuma untuk acara pemilihan Cak dan Ning saja, melainkan pakaian ini juga sering dikenakan untuk berbagai acara-acara besar di provinsi Jawa Timur.

Demikianlah informasi secara ringkas mengenai berbagai jenis pakaian adat Jawa Timur beserta penjelasannya dan waktu pemakaiannya.

Cukup sekian dan terima kasih!

About The Author

Reply